- Apabila terjadi harga kamar yang sesuai dengan limit peserta penuh, maka penanggung akan menentukan kenaikan kelas perawatan 1 (satu) kelas diatas harga kamar peserta untuk perawatan selama 3 x 24 jam pertama. Selisih biaya sebagaimana di maksud adalah selisih biaya kamar yang ditempati dengan harga kamar yang menjadi hak peserta dan selisih biaya lain akibat kenaikan kelas kamar tersebut (misalnya : kunjungan dokter, tindakan , laboartorium) maka perhitungan selisih benefit akan diperhitungkan sesuai dengan plafon yang dimiliki.
- Apabila terjadi harga kamar yang sesuai dengan limit peserta tidak tersedia. Peserta di anjurkan mengambil kelas kamar yang lebih rendah haknya. Bila peserta memilih kelas kamar yang melebihi haknya, peserta berkewajiban untuk membayar selisih biaya kamar dan seluruh selisih biaya kenaikan kelas menjadi beban penanggung, sepanjang tidak melebihi batas penjaminan pada daftar jaminan.
- Apabila tertanggung menempati kelas kamar yang lebih tinggi dari haknya atas permintaan sendiri, maka peserta berkewajiban untuk membayar selisih kelas kamar dan selisih biaya lainnya apabila melebihi batas plafon yang dimiliki peserta akan ditanggung oleh pemegang polis.
23 July, 2013
PROSEDUR RAWAT INAP
12 July, 2013
09 July, 2013
Marhaban Ya Ramadhan
Yuk
Mending Kita Baca Bersama Mengenai Agar Puasa Tak Sia-Sia guna
sebagai persiapan menghadapi Bulan Puasa Tahun 2013 tahun ini :
Pada dasarnya nilai ibadah puasa itu merupakan rahasia Allah SWT.
Seperti yang tertulis di hadits-hadits shoheh.
Rasulullah SAW bersabda,
Pada dasarnya nilai ibadah puasa itu merupakan rahasia Allah SWT.
Seperti yang tertulis di hadits-hadits shoheh.
Rasulullah SAW bersabda,
Setiap amal anak Adam
bagi dirinya, kecuali puasa. Puasa itu untukKu dan Akulah yang menanggung
pahalanya.
(HR. Bukhari)
(HR. Bukhari)
Sesungguhnya berpuasa itu bukan hanya menahan lapar dan dahaga, namun hendaknya seseorang yang berpuasa juga menjauhi perbuatan yang haram.
Rasulullah SAW bersabda,
"Betapa banyak yang berpuasa tetapi ia tidak mendapatkan dari puasanya itu kecuali hanya lapar dan dahaga."
(HR. Nasai dan Ibnu Majah).
Nah, sebelum diterangkan menjaga semua dari berbagai hal, agar puasa kita tidak sia-sia, maka yang harus dilakukan pertama kali adalah:
1. Memantapkan hati kapan awal puasa.
Yakinlah bahwa puasa dilaksanakan pada hari H.
Kalau masih belum yakin dan ragu, cobalah untuk yakin 100 persen hari H nya adalah hari itu.
2. Niat Berpuasa.
Tanpa niat, otomatis puasa Ramadhan tidak akan diterima, hingga sia-sialah puasanya kalau ia berpuasa. Harus mengganti pada hari yang lain.
Niat dilaksanakan sebelum subuh, dengan niat tiap hari boleh dan kalau diniatkan sebulan penuh juga boleh.
Langkah selanjutnya adalah hindari dan menjaga seperti di bawah ini.
1. Menjaga Lisan.
Rasulullah SAW
bersabda,
Puasa bukanlah hanya menahan makan dan minum saja. Akan tetapi puasa adalah dengan menahan diri dari perkataan buruk. Apabila ada seseorang yang mencelamu atau berbuat usil padamu, katakanlah,'Aku sedang puasa, aku sedang puasa. (HR. Ibnu Majah dan Hakim).
Puasa bukanlah hanya menahan makan dan minum saja. Akan tetapi puasa adalah dengan menahan diri dari perkataan buruk. Apabila ada seseorang yang mencelamu atau berbuat usil padamu, katakanlah,'Aku sedang puasa, aku sedang puasa. (HR. Ibnu Majah dan Hakim).
Menjaga lisan disini diantaranya berdusta, menggunjing, memaki, bertengkar, banyak bersenda gurau, berdebat serta segala hal yang bisa mengundang kebencian dan permusuhan.
Kendalikan lisan dengan diam dan lebih utama kalau lisan disibukan dengan zikir.
2. Menjaga Telinga.
Hindari telinga kita dari mendengarkan perkataan dan pembicaraan yang dibenci Allah SWT.
Ingatlah bahwa setiap yang haram diucapkan, tentu haram pulu didengarkan.
Bahkan Allah SWT berfirman bahwa mendengarkan berita bohong sama halnya dengan memakan yang haram.
Allah SWT berfirman,
سَمَّاعُونَ لِلْكَذِبِ
أَكَّالُونَ لِلسُّحْتِ فَإِنْ جَاءُوكَ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ أَوْ أَعْرِضْ
عَنْهُمْ وَإِنْ تُعْرِضْ عَنْهُمْ فَلَنْ يَضُرُّوكَ شَيْئًا وَإِنْ حَكَمْتَ
فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِالْقِسْطِ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ
Artinya:
Mereka itu
adalah orang-orang yang suka mendengar berita bohong, banyak memakan
yang haram. jika mereka (orang Yahudi) datang kepadamu (untuk
meminta putusan), Maka putuskanlah (perkara itu) diantara mereka, atau
berpalinglah darimereka; jika kamu
berpaling dari mereka Maka mereka tidak akan memberi mudharat kepadamu
sedikitpun. dan jika kamu memutuskan perkara mereka, Maka putuskanlah
(perkara itu) diantara mereka dengan adil, Sesungguhnya Allah
menyukai orang-orang yang adil." QS. Al Maidah:42
Ghibah juga tidak diperbolehkan.
3. Menjaga agar Jangan Berlebihan.
Tahukah kalian bahwa berlebih-lebihan adalah hal yang sia-sia.
Misal saja saat berbuka puasa.
Sunnah hukumnya berbukan dengan menyegerakan dan hendaknya jangan berlebihan atau terlalu kenyang. Makanlah yang manis terlebih dahulu.
4. Jangan Riya
Meski semuanya adalah masalah hati, namun kita harus berhati-hati agar ibadah Ramadhan kita tidak teracuni dengan sifat tercela seperti riya'
Karena potensi pamer atau riya' ini bisa saja muncul pada diri seseorang tanpa kita sadari.
Misal saja hal yang sepele adalah Tadarus.
Sah-sah saja kalau kita tadarus Al Qur'an dengan berlama-lama di masjid, bahkan sangat baik sekali.
Tapi, coba kita menata hati kembali agar ikhlas tadarus dengan berburu pahala di bulan puasa, bukan untuk pamer.
Tentu saja masih banyak hal-hal lain yang perlu kita jaga selama bulan Ramadhan agar ibadahpuasa kita menjadi sempurna. Namun setidaknya beberapa hal di atas dapat membantu kita meraih keutamaan ibadah di bulan mulia tersebut.
Amiin
25 June, 2013
04 June, 2013
Motivasi Islam 3 (Cara berpikir Positif)
Gimana Cara Berpikir Positif?
Published By Rahmat ST On April 29th, 2013 07:56 AM | Berpikir Positif, Pola PikirSebelum kita menjawab gimana cara berpikir positif, ada baiknya kita review, apa sich yang dimaksud dengan berpikir positif. Mengapa harus mengathui definisinya, karena kita tidak akan bisa mencapai sesuai jika kita tidak mengetahui apa yang kita tuju. Anda tidak akan pernah sampai ke Jakarta, jika Anda tidak mengetahui Jakarta itu dimana.
Berpikir Positif Adalah …
Sebuah hadist Qudsi menjelaskan tentang konsep dasar berpikir positif.Sesungguhnya Allah berkata: “Aku sesuai prasangka hamba-Ku pada-Ku dan Aku bersamanya apabila ia memohon kepada-Ku” (HR.Muslim)
Hakikat berpikir positif adalah yang datang dari Allah SELALU baik.“Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu” (QS.Adh Dhuha: 3)Para mufassir sepakat bahwa latar belakang turunnya surat ini adalah keterlambatan turunnya wahyu kepada Rasulullah SAW Keadaan ini dirasakan berat oleh Rasul, sampai-sampai ada yang mengatakan bahwa Muhammad SAW telah ditinggalkan oleh Tuhan nya dan dibenci-Nya.Ayat ini memberikan taujih (arahan) kepada Rasulullah SAW agar tetap berpikir positif kepada Allah SWT, dan tidak menduga-duga hal negatif atau hal buruk seperti yang ada di pikiran orang-orang munafik dan musyrik.
Tantangannya adalah, kadang Allah memberikan hikmah dengan cara yang tidak kita sukai. Nah, untuk orang yang berpikir positif, dia yakin bahwa dibalik semua itu ada kebaikan bagi manusia.
Berpikir positif bukan berarti menganggap semua manusia atau makhluq akan selalu berbuat baik kepada kita. Namun yang selalu baik itu datang dari Allah, bahkan melalui kejadian buruk sekalipun. Kita harus berbaik sangka kepada manusia sambil tetap waspada.
Berpikir positif juga bukan berarti semua hal yang salah menjadi baik. Namun kita bisa menemukan kebaikan dibalik kesalahan. Salah tetap salah, namun dibalik kesalahan ada hikmah. Hikmah inilah yang selalu baik.
Berpikir positif juga bisa berarti optimis. Ini kaitannya dengan masa depan termasuk dari yang sedang kita kerjakan saat ini akan memberikan hasil kepada kita. Kebalikannya orang yang pesimis tidak yakin apa yang dia lakukan akan memberikan hasil.
Berpikir positif juga artinya terbuka, sehingga memberikan peluang bagi kita untuk terus melangkah. Sementara pikiran negatif adalah pikiran yang tertutup sehingga dirinya akan tertutup dari keberhasilan.
Silahkan baca artikel lain yang menjelaskan Ciri Orang Yang Berpikir Positif.
Mengapa Harus Berpikir Positif
Gambar dibawah ini bisa menjelaskan, mengapa kita harus berpikir positif.- Berpikir positif akan menjadikan hidup kita lebih nyaman, sementara berpikir negatif menjadi hidup kita sempit dan sumpek sebab semuanya terlihat jelek.
- Berpikir positif akan menjadikan kita terus bergerak atau bertindak, sementara berpikir negatif akan menjadi kita ragu bahkan tidak bertindak. Tanpa tindakan kita tidak akan berhasil.
- Berpikir positif adalah energi yang sangat besar, sementara berpikir negatif akan mengikis habis energi kita yang dibutuhkan untuk meraih sukses.
- Banyak hal yang sebenarnya mungkin menjadi tidak mungkin karena berpikir negatif, sebaliknya dengan berpikir positif akan berubah menjadi mungkin.
- Dengan berpikir positif, beban hidup akan berkurang karena kita tidak memikirkan hal negatif yang membuat hidup semakin berat.
- Berpikir positif, tindakan akan menjadi positif. Berpikir negatif menyebabkan kita bertindak negatif.
- Berpikir positif akan menjadikan hubungan kita dengan orang lain akan lebih baik. Orang tidak suka orang yang berpikiran negatif.
- Keluarga lebih harmonis jika anggota keluarga berpikir positif semua.
- Motivasi akan hancur jika kita selalu berpikir negatif, sebaliknya sumber motivasi datang dari pikiran positif.
- Berpikir positif menentukan keberhasilan Anda sebesar 85%. Jika anda sudah berpikir positif, maka 85% keberhasilan insya Allah sudah ditangan, sisanya tinggal masalah teknis. Tentu saja Allah yang menentukan, namun kita sedang berbicara ikhtiar, dan 85% faktor keberhasilan ikhtiar kita diawali oleh pikiran positif.
Bagaimana Cara Berpikir Positif
Sekarang Anda sudah mengetahui apa itu berpikir positif dan apa saja manfaatnya yang dahsyat. Pertanyaanya adalah gimana cara berpikir positif?Pertama silahkan baca artikel sebelumnya: Cara Berpikir Positif
Cara Selalu Berpikir Positif dan Terjaga dari Pikiran Negatif
Setelah Anda memahami cara berpikir positif, maka langkah selanjutnya adalah bagaimana menjaganya? Ini yang menjadi tantangan dan yang menentukan sukses Anda. Hanya mengetahui saja belum cukup, namun pikiran positif harus selalu menyertai pikiran dan tindakan kita. Setiap ada masalah, kejadian, atau apa pun, kita SELALU meresponnya dengan positif. Ini kondisi yang harus kita miliki, yang akan membawa kita kepada keberhasilan.Kuncinya adalah dominasi! Pikiran kita harus didominasi oleh ide, informasi, gagasan, konsep, dan sistem yang positif. Saat kita merespon, pikiran kita akan mencari informasi di pikiran bawah sadar kita atau memori, kemudian digunakannya untuk merespon. Kejadian ini sering kali terjadi begitu cepat, apalagi jika Anda termasuk orang yang reaktif.
Meet The Author : Rahmat ST
Motivator islami, pembicara seminar motivasi, pembicara motivasi, motivator bisnis, motivator belajar, motivator bandung, pembicara entrepreneurship, dan pembicara UKM. Kunjungi Rahmat di Google+ atau Rahmat di FB
03 June, 2013
24 May, 2013
MOTIVASI ISLAM 2 (Meningkatkan rasa Syukur)
Meningkatkan Rasa Syukur Itu Penting
Tidak diragukan lagi, untuk meraih sukses kita perlu meningkatkan rasa syukur kita terhadap nikmat yang Allah berikan kepada kita. Bagaimana tidak, kita sudah belajar bagaimana manfaat syukur yang luar biasa dalam kehidupan kita. Namun, yang menjadi pertanyaan, kenapa masih banyak orang yang tidak atau kurang bersyukur? Atau ada juga orang yang merasa sudah bersyukur, tetapi dia merasa tidak ada tambahan nikmat sesuai dengan janji Allah. Padahal janji Allah tidak mungkin salah. Artinya cara bersyukur kita yang salah, kita merasa bersyukur padahal kita belum bersyukur.
Tiga Kesalahan Dalam Meningkatkan Rasa Syukur
Jika kita bersyukur, nikmat kita akan ditambah oleh Allah. Mungkin, kita sudah hafal ayat Al Quran yang menjelaskan hal ini:
Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu (QS Ibrahim:7)
Lalu, mengapa ada orang yang merasa sudah bersyukur tetapi merasa tidak mendapatkan nikmat tambahan? Karena janji Allah tidak mungkin salah, artinya ada yang salah dengan diri kita. Ada tiga kemungkinan:
- Pertama: cara kita bersyukur yang salah.
- Kedua: kita kurang peka terhadap nikmat yang sebenarnya sudah Allah berikan kepada kita.
- Ketiga: Allah memberikan nikmat lain yang terbaik bagi kita, tapi kita tidak menyadarinya.
Pada artikel kali ini, saya akan fokus menyoroti tentang point kedua dan ketiga. Dengan dua penyebab itu, kita akan kurang bersyukur. Jika kita kurang bersyukur, maka wajar jika nikmat tidak kunjung datang. Kita harus terus meningkatkan rasa syukur kita terhadap nikmat Allah. Insya Allah, poin pertama, cara bersyukur akan dibahas pada artikel lain.
Bagaimana cara meningkatkan rasa syukur?
- Luangkan waktu untuk merenungkan nikmat-nikmat yang sudah Allah berikan kepada kita. Nikmat itu sangat banyak, bahkan tidak akan terhitung. Lalu mengapa banyak orang yang merasa tidak mendapatkan nikmat? Karena mereka kurang memberikan perhatian terhadap nikmat-nikmat yang sudah Allah berikan. Allah mengulang-ngulang ayat “Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” dalam surah ar Rahmaan, dimana salah satu hikmahnya adalah agar kita lebih memperhatikan nikmat-nikmat. Saat kita memberikan perhatian terhadap nikmat, kita akan melihat, kita akan ngeh, bahwa nikmat Allah yang kita terima sangat banyak.
- Berprasangka baiklah kepada Allah. Banyak nikmat yang tidak terlihat bagi kita. Kita sering menganggap bahwa nikmat itu harus dalam bentuk materi, padahal lebih luas dari itu. Seringkali kita menganggap bahwa nikmat itu adalah sebuah pemberian, padahal bisa saja Allah sudah menghindarkan kita dari suatu musibah yang asalnya akan menimpa kita. Mungkin tidak ada yang bertambah pada diri kita, tetapi terhindar dari musibah bukankan sebuah nikmat yang besar? Renungkanlah…
- Setelah kita mengetahui bahwa nikmat Allah begitu banyaknya, maka langkah selanjutnya ialah memasukan pengetahuan ini ke dalam hati. Agar melekat dengan diri kita sehingga rasa syukur kita akan bertambah. Caranya ialah terus menerus mengingat nikmat dalam berbagai kesempatan. Semakin sering kita mengingat nikmat, akan semakin tertancap dalam hati, maka rasa syukur pun akan meningkat.
Jadi cara meningkatkan rasa syukur diawali dengan pengetahuan akan nikmat yang telah kita terima. Namun tidak cukup hanya pengetahuan saja, karena banyak orang yang tahu tetapi kurang bersyukur. Pengetahuan akan nikmat ini harus tertanam dalam hati kita.
Kita sudah mengetahui bagaimana cara meningkatkan rasa syukur. Muda-mudahan dengan meningkat rasa syukur, nikmat kita akan bertambah
Meet The Author : Rahmat ST
Motivator islami, pembicara seminar motivasi, pembicara motivasi, motivator bisnis, motivator belajar, motivator bandung, pembicara entrepreneurship, dan pembicara UKM. Kunjungi Rahmat di Google+ atau Rahmat di FB
Subscribe to:
Posts (Atom)

